Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

OVERHEAT PADA KENDARAAN OTOMOTIF


OVERHEAT PADA KENDARAAN OTOMOTIF

                                                     Source:https://tophondacars.com/

Overheating adalah kondisi dimana mesin mengalami panas berlebih. Ini sering terjadi pada kendaraan yang kurang perawatan rutin dan tepat. Dalam pengertian lainnya overheating adalah kondisi dimana mesin mengalami panas berlebih. Overheating biasanya terjadi pada mesin yang memiliki pendingin tetapi tidak beroperasi secara optimal. Overheating pada mesin ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius jika tidak dirawat dengan baik. 

Overheating biasanya terjadi pada mesin yang memiliki cairan pendingin tetapi tidak beroperasi secara optimal. Kondisi sepeda motor yang diuji mirip dengan kehilangan tenaga saat dikendarai. Mesin yang terlalu panas dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius jika tidak dirawat dengan baik. Adapun beberapa faktor yang dapat terjadi pada kendaraan otomotif yang mengakibatkannya overheat.

a. Kehilangan refrigerant 

Pendingin, seperti cairan pendingin atau cairan pendingin, menjaga suhu mesin tetap stabil. Jika terjadi kebocoran pada sistem pendingin atau jumlah cairan pendingin turun tajam, suhu mesin bisa naik tajam.

b. Termostat rusak:

Termostat adalah komponen yang mengatur aliran cairan pendingin di dalam mesin. Jika termostat rusak, dapat menghentikan aliran cairan pendingin dan menyebabkan panas berlebih.

c. Kipas pendingin rusak:

Kipas radiator mengekstrak panas dari radiator. Jika kipas tidak berfungsi dengan baik atau rusak, suhu mesin dapat meningkat secara signifikan.

d. Pompa air rusak:

Pompa air bertanggung jawab untuk memindahkan cairan pendingin melalui sistem pendingin. Jika pompa air rusak, sirkulasi cairan pendingin terganggu dan suhu mesin meningkat.

baca yuga

e. Masalah dengan sistem pembakaran:

Jika ada masalah dengan sistem pembakaran, seperti busi yang rusak atau campuran bahan bakar yang tidak tepat, panas berlebih dan panas berlebih dapat terjadi. 

ntuk mengatasi mesin mengalami overheat pada kendaraan bermotor dapat dilakukan beberapa cara yang dapat mencegah hal tersebut, seperti dibawah ini.

1. Ganti oli mesin secara teratur

Hal berikutnya yang harus Anda lakukan untuk mencegah mesin dari kepanasan adalah mengganti oli secara teratur. Komponen pelumas ini sangat penting bagi sepeda motor, sehingga ketersediaan dan kemurniannya harus dipastikan dengan cara menggantinya secara berkala. Penggantian oli mesin ini dilakukan saat sepeda motor telah menempuh jarak minimal 2000 kilometer atau sekitar 2-3 bulan. Pemilik sebaiknya memperhatikan pergerakan speedometer atau menjadwalkan penggantian oli secara rutin untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima. 

2. Memilih oli yang tepat

Pilihan oli harus dipertimbangkan saat mengganti. Pemilik harus mengetahui jenis oli yang tepat untuk mesin sepeda motornya. Jika kurang yakin, pemilik bisa bertanya ke bengkel resmi oli mana yang terbaik. Jenis oli yang digunakan pada mesin portabel dan mesin yang diadaptasi berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan performa antara kedua jenis mesin tersebut. Oleh karena itu, pemilik harus mengetahui sejak awal jenis oli apa yang cocok untuk sepeda motornya. 

3. Periksa Air Radiator

Air pendingin juga merupakan komponen yang harus diperiksa secara berkala untuk memastikan ketersediaannya. Radiator yang tidak dalam kondisi optimal bisa menjadi gangguan utama dari masalah mesin sepeda motor. Sebelum mengemudi, air di radiator harus diperiksa. Pengecekan coolant harus dilakukan secara rutin, begitu juga dengan oli mesin, jadi setiap 2-3 bulan sekali.

4. Periksa suhu radiator secara berkala

Selanjutnya, Anda harus rutin mengecek suhu radiator sepeda motor. Selain performa mesin, pengontrolan temperatur ini bisa dilakukan dengan lebih mudah. Opsinya adalah memeriksa pengukur suhu lapisan speedometer.

5. Memeriksa kipas pendingin

Kipas radiator berfungsi sebagai kipas atau AC yang mengalir ke mesin. Untuk memastikan kinerja terbaik, kipas harus diperiksa secara teratur. Pemilik dapat mengecek kondisi kipas ini bersamaan dengan bagian pendingin lainnya. Pada dasarnya, jika Anda ingin mencegahnya, caranya sangat sederhana. Anda cukup melakukan perawatan dan servis rutin di Bengkel Resmi Suzuki terdekat agar kondisi sepeda motor tetap prima. 

Jika setelah melakukan pemeriksaan ini masalah overheat masih berlanjut, sebaiknya Anda membawa kendaraan Anda ke bengkel atau mekanik terpercaya untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan perbaikan yang diperlukan. Mereka dapat mendiagnosis masalah dengan lebih akurat dan membantu memperbaiki kendaraan Anda.

baca juga : penggunaan oli pada kendaraan bermotor dan mobil

                   penyebab mesin mobil cepat panas

Posting Komentar untuk " OVERHEAT PADA KENDARAAN OTOMOTIF"