Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memanaskan Mobil Agar Aki Terisi


Cara Memanaskan Mobil Agar Aki Terisi, tips yang harus di ketahui

Cara Memanaskan Mobil Agar Aki Terisi, tips yang harus di ketahui

Hallo pembaca setia blog otomotif  teknikmontir, kali ini om teknik montir akan membagikan tips
memanaskan mobil agar aki terisi maksimal.   

Memiliki mobil merupakan kebutuhan penting bagi banyak orang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, salah satu masalah umum yang sering dihadapi oleh pemilik mobil adalah aki yang terkuras atau kehilangan daya saat mobil dalam kondisi tidak digunakan dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara memanaskan mobil agar aki terisi dengan baik. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa metode yang dapat Anda gunakan untuk menjaga aki mobil tetap terisi dan menghindari masalah aki yang kosong saat akan digunakan. Simaklah penjelasan berikut ini.

baca juga : penyebab mobil bergetar saat jalan pelan

1.Menggunakan Charger Aki

Salah satu cara yang efektif untuk memanaskan mobil dan mengisi daya aki adalah dengan menggunakan charger aki. Charger aki adalah alat yang dapat mengirimkan arus listrik ke aki mobil untuk mengisi dayanya. Pastikan Anda menggunakan charger aki yang sesuai dengan jenis aki mobil Anda, apakah itu aki basah atau aki kering. Sambungkan kabel charger aki dengan benar ke terminal positif dan negatif pada aki mobil, kemudian sambungkan charger aki ke sumber listrik. Biarkan charger aki bekerja selama beberapa jam hingga aki terisi penuh.

2.Menggunakan Pengisi Daya Otomatis

Jika Anda ingin memudahkan proses pengisian daya aki mobil, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan pengisi daya otomatis atau "battery maintainer". Pengisi daya otomatis akan secara otomatis mengatur tingkat pengisian daya aki agar tetap optimal. Alat ini juga dapat mencegah aki overcharge yang dapat merusak aki. Cukup sambungkan pengisi daya otomatis ke sumber listrik dan pasang kabel penghubungnya ke terminal aki mobil. Biarkan pengisi daya otomatis bekerja selama beberapa jam atau sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsen.

3.Menggunakan Mesin Mobil

Metode tradisional yang juga efektif untuk memanaskan mobil dan mengisi daya aki adalah dengan menghidupkan mesin mobil. Saat mesin mobil menyala, alternator akan menghasilkan listrik yang digunakan untuk mengisi daya aki. Pastikan mobil berada di tempat yang aman dan terbuka, seperti halaman atau area parkir yang baik ventilasinya. Nyalakan mesin mobil dan biarkan mesin berjalan selama beberapa waktu, misalnya 15-30 menit. Selama mesin menyala, aki akan terisi secara otomatis.

4.Menggunakan Penghangat Aki Eksternal

Penghangat aki eksternal adalah perangkat yang dirancang khusus untuk memanaskan aki mobil pada kondisi cuaca yang sangat dingin. Jika Anda tinggal di daerah dengan suhu rendah yang dapat mempengaruhi performa aki, penghangat aki eksternal dapat membantu menjaga aki tetap terisi dan menghindari pembekuan. Pasang penghangat aki eksternal di sekitar aki mobil sesuai dengan instruksi yang diberikan. Aktifkan penghangat aki beberapa jam sebelum Anda menggunakan mobil pada kondisi suhu yang ekstrem.

5.Menggunakan Aki Kering

Jika Anda sering mengalami masalah aki terkuras saat mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengganti aki basah dengan aki kering. Aki kering memiliki tingkat kebocoran yang lebih rendah dan daya tahan yang lebih baik dalam kondisi diam. Selain itu, aki kering juga tidak memerlukan pemeliharaan yang intensif seperti pengisian air aki basah. Konsultasikan dengan mekanik atau toko suku cadang mobil untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai aki kering dan apakah itu sesuai dengan mobil Anda.

6.Jaga Kondisi Aki dengan Pemeliharaan Rutin

Selain menjalankan metode untuk memanaskan mobil dan mengisi daya aki, penting juga untuk menjaga kondisi aki dengan melakukan pemeliharaan rutin. Periksa kondisi aki secara berkala dan pastikan terminalnya bersih dari korosi. Jika terdapat korosi, Anda dapat membersihkannya dengan menggunakan sikat aki dan larutan air dan baking soda. Selain itu, pastikan juga level air dalam aki basah terjaga dengan mengisi air aki secara teratur sesuai petunjuk pabrik. Hal ini akan membantu menjaga kinerja aki dan memperpanjang umur pakainya.

7.Gunakan Mobil Secara Teratur

Mobil yang jarang digunakan cenderung memiliki masalah dengan aki yang terkuras. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan mobil secara teratur, terutama jika mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama. Mengendarai mobil secara rutin akan membantu menjaga aki tetap terisi dan aktif. Selain itu, ketika mengendarai mobil, usahakan untuk menjaga kondisi aki dengan mematikan semua perangkat listrik yang tidak diperlukan, seperti lampu atau musik yang berlebihan, agar aki tidak terbebani secara berlebihan.


Dalam menjaga aki mobil tetap terisi, perlu diingat bahwa penerapan metode yang tepat dapat bervariasi tergantung pada jenis mobil dan kondisi lingkungan di mana Anda tinggal. Pastikan untuk selalu mengacu pada petunjuk penggunaan dan rekomendasi produsen mobil atau aki. Dengan menjaga aki mobil tetap terisi, Anda dapat menghindari masalah aki yang kosong saat ingin menggunakan mobil dan memperpanjang umur pakai aki secara keseluruhan.

baca juga : kelebihan dan kekurangan mobil injeksi vs karburator

Demikianlah, pembaca setia, informasi berharga mengenai cara memanaskan mobil agar aki tetap terisi dengan optimal. Dengan selalu berinteraksi secara positif dengan kendaraan kita, kita dapat memastikan bahwa aki selalu dalam keadaan siap menjalankan tugasnya dengan baik.Semoga tips dari Om TeknikMontir bermanfaat bagi Anda semua. Selamat berkendara dengan aman dan nyaman!




Posting Komentar untuk "Cara Memanaskan Mobil Agar Aki Terisi"